PROSEDUR PENGURUSAN SURAT MASUK DAN SURAT
KELUAR
1. Prosedur Pengurusan Surat Masuk Dengan
Kartu Kendali
Kartu kendali sendiri digunakan sebagai media
pencatatan surat baik surat masuk maupun keluar yang menggantikan buku agenda
dalam suatu organisasi. Kartu kendali umunya dibuat rangkap untuk memudahkan
pengelolaan surat dalam suatu organisasi.
Kegunaan 3 lembar kartu kendali yang dibuat :
u Lembar pertama : Disimpan bersama kartu
kendali yang lain serta difungsikan sebagai buku agenda
u Lembar kedua : Disimpan dalam lemari arsip
dan berfungsi sebagai pengganti arsip.
u Lembar ketiga : Disimpan selama surat lain
masih diproses oleh lembaga lain. ketika surat selesai
diproses, maka lembaran ini bersama surat disimpan bersamaan dengan arsip lain.
Contoh surat kendali :
2.
Prosedur surat masuk menggunakan kartu
kendali (Nuraida, 2014;104) :
1. Penerimaan surat
2. Proses mengarahkan surat
3. Proses menilai surat
4. Proses mencatat surat
5. Menyimpan surat
6. Proses penyampaian surat dibagi berdasarkan jenis surat biasa, rahasia
atau penting
7. Pengurusan surat di unit pengelola
alur prosedur surat masuk yang penting
menggunakan kartu kendali
Prosedur surat masuk yang biasa
menggunakan kartu kendali :
3.
Prosedur Pengurusan Surat Keluar dengan Menggunakan Kartu Kendali
a.
Surat keluar penting
Konsep surat yang telah ditandatangani oleh petugas dan dicatat pada kartu
kendali rangkap 3.
b. Surat keluar biasa
c. Surat keluar rahasia
4.
Pengurusan Surat Masuk Dengan Sistem Buku Agenda
a.
Penerimaan
Semua surat masuk diterima dan dikumpulkan pada suatu bagian atau
petugas tertentu. Kemudian diteliti alamatnya satu persatu apakah alamatnya benar atau tidak.
Semua surat masuk diterima dan dikumpulkan pada suatu bagian atau
petugas tertentu. Kemudian diteliti alamatnya satu persatu apakah alamatnya benar atau tidak.
b.
Penyortiran
Penyortiran surat masuk adalah kegiatan memisahkan surat-surat yang
diterima dari kantor / instansi lain kedalam kelompok atau golongan-golongan
yang telah ditentukan.
c.
Pencatatan
surat
Setelah disortir surat-surat tersebut dibuka satu persatu sambil diteliti
tentang kelengkapan-kelengkapan yang ada. Disini tidak semua surat boleh dibuka, ada beberapa jenis surat yang tidak boleh dibuka oleh petugas dan hanya orang yang dituju sajalah yang mempunyai hak untuk membuka surat-surat tersebut.Surat-surat tersebut adalah surat rahasia dan surat pribadi.
tentang kelengkapan-kelengkapan yang ada. Disini tidak semua surat boleh dibuka, ada beberapa jenis surat yang tidak boleh dibuka oleh petugas dan hanya orang yang dituju sajalah yang mempunyai hak untuk membuka surat-surat tersebut.Surat-surat tersebut adalah surat rahasia dan surat pribadi.
d.
Pengarahan
surat
Surat yang sudah diagendakan kemudian dilampiri lembar disposisi, setelah
itu, surat masuk berikut lembar disposisi diserahkan kepada pimpinan untuk
memperoleh tanggapan atas isi surat dengan menegaskan pada lembar disposisi
tersebut berupa instruksi atau informasi.
e.
Penyimpanan
surat
Jika surat sudah
selesai diproses, maka surat asli harus diserahkan kepada bagian TU untuk
disimpan/diarsip dengan menggunakan metode pengarsipan yang digunakan dikantor
tersebut.
5.
Pengurusan Surat Keluar Dengan Sistem Buku
Agenda
Sistem buku agenda adalah sistem dalam pencatatan surat dengan menggunakan
buku untuk mencatat surat masuk dan keluar dalam satu tahun yang mengelompokkan
antara surat penting dan surat biasa.
Langkah-langkah pengelolaan surat keluar dengan sistem buku agenda adalah:
a. Pembuatan Konsep Surat
Sentralisasi : dipusatkan pada
unit tertentu yang menangani kegiatan administrasi persuratan.
Desentralisasi : dibuat oleh
masing-masing unit atau bagian tertentu sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
b.
Persetujuan Konsep
c.
Pencatatan
Surat
d.
Pengetikan Konsep Surat
e.
Pemeriksaan
Pengetikan
f.
Penandatanganan
Surat
g.
Pemberian
Cap/Stempel Dinas
h.
Melipat
Surat
i.
Penyampulan
Surat
j.
Pengiriman
Surat
k.
Penyimpanan
Surat

Comments