Logaritma merupakan invers atau kebalikan dari pemangkatan. Logaritma digunakan untuk menentukan besar pangkat dari suatu bilangan pokok. Tak hanya dalam bidang studi matematika, logaritma juga sering digunakan dalam soal perhitungan bidang studi yang lain, misalnya menentukan orde reaksi dalam pelajaran laju reaksi kimia, menentukan koefisien serap bunyi dalam pelajaran akustik dan lain sebagainya. Berikut disajikan rumus-rumus utama logaritma disertai dengan contoh sederhana dan penyelesaiannya. Pada akhir pembahasan juga dilampirkan tabel rumus praktis yang dapat digunakan sebagai rumus saku jika dibutuhkan.
Bentuk Umum Logaritma ax = b ↔ x = alog b Syarat b > 0 , a > 0 dan a ≠ 1 Keterangan : a → bilangan pokok atau basis logaritma. b → hasil pemangkatan atau bilangan yang dilogaritma x → bilangan pangkat atau hasil logaritma
Rumus dan Identitas Logaritma
alog a = 1
Contoh :
1. 2log 2 = 2log 21 = 1
2. log 10 = log 101 = 1
alog 1 = 0
Contoh :
1. 2log 1 =0 2log 20 = 0
2. 4log 1 = 4log 40 = 0
alog b = 1 blog a
Contoh :
1. 2log 8 = 1 / (8log 2) = 1 / (8log 81/3) = 1/ (1/3) = 3
2. 64log 4 = 1 / (4log 64) = 1 / (4log 43) = 1/3
alog b = nlog b nlog a
Syarat n > 0 dan n ≠ 1
Contoh :
1. 2log 16 = (4log 16) / (4log 2) = (4log 42) / (4log 41/2) = 2/ (1/2) = 4
2. 4log 64 = (2log 64) / (2log 4) = (2log 26) / (2log 22) = 6/2 = 3
- Home
- No Label
Related Posts
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Comments